Kamis, 07 Juni 2012

Wisata Islami Itu Harus Aman dan Nyaman


Baik, saya akan memberikan tanggapan terhadap artikel ini, yang memang membahas topic yang sangat menarik, yaitu tentang bagaimana membangun wisata islami yang nyaman dan aman .Memang sangat disayangkan apabila di kota Banda Aceh masih terdapat tempat yang disalah fungsikan oleh para muda-mudi, khususnya di daerah wisata Ulee Lheue. Padahal tujuan didirikannya tempat itu adalah agar para turis asing maupun turis lokal bisa menikmati keindahan alam yang disajikan di Ulee Lheue. Namun, akibat fasilitas yang kurang memadai seperti lampu penerangan, tempat itu berubah menjadi tempat “berduaan” bagi para kaum remaja disaat matahari mulai terbenam. Kasus ini sudah lumayan lama berlangsung, hingga belakangan ini masyarakat Ulee Lheue berinisiatif untuk menutup kawasan tersebut apabila menjelang malam. Tindakan ini memang sangat bagus, namun di sisi lain para pedagang di daerah itu mengalami kerugian karena mereka tidak bisa berjualan lagi seperti biasa. Nah, disini lah pemerintah harus memainkan perannya. Saya setuju dengan pendapat bapak Dr. Iskandarsyah Madjid, SE, MM. yang menyebutkan bahwa sebaiknya penerangan di tempat-tempat yang memiliki kemungkinan terjadinya maksiat diperbaiki lagi untuk meminimalisir hal itu. Pemerintah juga harus bertindak dengan tepat agar para pedagang yang berada di seputaran lokasi itu harus mendapat kejelasan dan tidak mengalami kerugian seperti saat ini. Para petugas Syariat juga harus di optimalkan dalam mengontrol tempat-tempat rentan yang seperti ini. Apabila seluruh aspek ini terkontrol dengan baik, InsyaAllah tempat Wisata Islami yang nyaman dan aman akan segera terwujud!.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar